10022014Headline:
Lapak Instan

Pemasaran Produk Jilbab Bagi Para Pemula

Ramainya permintaan jilbab di bulan ramadhan hingga menjelang lebaran tiba, menjadi sebuah peluang bagi Anda yang tertarik menekuni bisnis musiman. Berbagai macam kreasi jilbab dari mulai jilbab paris, pasmina, jilbab anak, sampai jilbab lukis laris manisdiburu para konsumen. Kondisi ini tentunya sangat menguntungkan Anda sebagai pelaku usaha musiman, sebab tingginya kebutuhan konsumen di bulan ramadhan mempermudah Anda dalam memasarkan aneka macam jilbab guna mendatangkan untung besar.

Nah, bagi Anda para pemula yang masih kesulitan memasarkan produk jilbab di musim ramadhan. Berikut ini kami informasikan beberapa strategi pemasaran lokal yang bisa Anda praktekan langsung dalam menjalankan bisnis jilbab.

  1. Mulailah dengan survey pasar. Salah satu teknik pemasaran yang wajib Anda lakukan sebelum memasarkan sebuah produk yaitu mencari informasi seberapa besar potensi pasar di sekitar Anda, bagaimana dengan selera pasar, serta mengetahui perkembangan trend model jilbab yang berkembang saat ini. Untuk melakukan hal tersebut Anda tidak perlu jauh-jauh survey ke kota-kota besar, mulailah dari orang-orang di sekitar Anda seperti keluarga, tetangga, teman dekat, dan lain sebagainya.
  2. Penuhi permintaan konsumen. Setelah mengetahui model jilbab seperti apa yang banyak diminati konsumen, selanjutnya Anda bisa melakukan pembelian beragam jenis model dan corak jilbab yang sedang digemari target pasar Anda. Sebaiknya belilah produk dalam jumlah terbatas, namun mewakili semua variasi jilbab yang sedang trend saat ini. Semakin lengkap produk jilbab yang Anda tawarkan, semakin besar pula peluang pasar yang Anda ciptakan.
  3. Tawarkan harga yang lebih murah. Tak bisa dipungkiri bahwa pertimbangan harga masih menjadi faktor penentu bagi para konsumen yang tertarik membeli sebuah produk. Hal ini pula yang perlu Anda pertimbangkan dalam memasarkan produk jilbab di musim ramadhan. Usahakan cari tempat grosir jilbab yang cukup murah, agar Anda bisa menjualnya di pasaran dengan harga yang lebih miring.
  4. Jangan ragu untuk memasarkannya dengan sistem door to door. Meskipun Anda masih seorang pemula, namun jangan pernah takut dan malu untuk memasarkan produk jilbab Anda dari pintu ke pintu. Mulailah dengan memasarkan jilbab tersebut di sekitar komplek rumah Anda, menawarkannya ketika sedang ada kegiatan arisan, pengajian, ataupun sekedar acara kumpul bersama dengan komunitas yang Anda ikuti. Cara ini cenderung lebih efektif dibandingkan dengan menunggu konsumen yang datang kepada Anda.
  5. Aktif dalam berbagai kegiatan promosi. Untuk mengenalkan sebuah produk kepada khalayak ramai, penting bagi Anda untuk mengikuti beberapa rangkaian promosi yang ada di sekitar lokasi usaha. Misalnya saja seperti bazar ramadhan, pasar sore menjelang buka puasa, pasar tiban menjelang lebaran, serta masih banyak lagi event-event musiman lainnya yang banyak diadakan selama bulan ramadhan.
  6. Manfaatkan loyalitas konsumen untuk memperluas pemasaran produk Anda. Strategi ini bisa dijalankan dengan cara menggandeng para pelanggan sebagai agen maupun reseller produk jilbab yang Anda pasarkan. Tawarkan diskon atau bonus khusus bagi mereka yang menginformasikan produk jilbab Anda kepada para rekan dan kerabat dekatnya. Bila strategi pemasaran ini berkembang cukup pesat, selanjutnya Anda bisa membuka kemitraan resmi dengan memberikan insentif dan diskon khusus bagi para member yang tertarik menjadi reseller.

Setelah membahas strategi pemasaran produk jilbab bagi para pemula, kini selanjutnya tugas Anda untuk mempraktekannya langsung dalam menjalankan usaha. Mulai dari yang kecil, mulai dari yang mudah, mulai dari sekarang. Manfaatkan peluang di sekitar Anda dan dapatkan untung sebesar-besarnya. Salam sukses.

What Next?

Recent Articles

Leave a Reply

Submit Comment